
Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kemerosotan dalam jiwa nasionalisme? Berikut ini adalah faktor-faktornya.
- Tidak menghormati jasa para pahlawan yang telah wafat, yang rela memperjuangkan bangsa dan negara ini ke arah kemerdekaan.
- Bisa menghafal Pancasila, namun tidak bisa mengamalkannya.
- Tidak patuh dan tidak tunduk pada aturan, tata tertib, serta hukum yang berlaku, baik di sekolah, universitas, atau di tempat manapun.
- Terpengaruhnya budaya asing yang masuk ke Indonesia.
- Kurangnya menghargai produk dalam negeri dan lebih memilih produk luar negeri.
- Meremehkan hal yang lebih penting dan mengabaikannya, seperti halnya tidak melaksanakan upacara, belajar, menunaikan ibadah, dan aktivitas positif lainnya.
- Adanya kasus-kasus dalam negeri yang belakangan ini terus disorot seperti kasus bullying, pelecehan seksual, narkoba, dan terorisme. Kasus ini akan menggoyahkan jiwa nasionalisme seseorang.
Lantas, bagaimana cara atau solusi untuk bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme? Berikut ini penjelasannya.
- Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena, selain Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Tujuannya adalah agar hidup bermasyarakat menjadi terarah dan tertuju pada tujuan utamanya, yaitu menjadi generasi penerus bangsa yang baik.
- Hindari konsumsi isu-isu miring dan berita yang tidak benar (hoax). Hal ini bisa mempengaruhi jiwa seseorang. Di samping itu juga bisa mengubah ketetapan dalam hidupnya.
- Bersikap teguh, berpendirian, serta berprinsip. Dalam hal ini sangat dibutuhkan dalam membangkitkan jiwa nasionalisme, yaitu dengan tetap pada tujuan utamanya dan selalu fokus pada prinsip.
- Mengkritisi kinerja pemerintahan dengan baik dan sopan. Dalam hal ini, mengkritisi adalah hal yang baik. Karena, kinerja pemerintah yang semakin negatif perlu ditanggapi oleh masyarakat agar tidak terjadi hal-hal seperti KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), yang kian marak terjadi di Indonesia. Gaya bahasa harus baik dan sopan.
- Menumbuhkan karakter yang revolusioner. Maksudnya adalah kita harus menghendaki perubahan pada diri kita (karakter) secara menyeluruh dan mendasar. Caranya adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjalankan pedoman Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.
- Punya tekad yang kuat untuk bisa. Tidak ada hal yang tidak bisa, kalau tidak ada niat dan tekad yang bulat dan kuat. Keputusan dan masa depan ada di tangan kita sendiri. Nasib bangsa ini ditangan generasi muda yang punya tekad yang kuat.
- Berperilaku jujur dan transparan. Jujur adalah kunci utama memudahkan kita dalam menghadapi masa depan yang gemilang. Tanpa kejujuran, bangsa ini akan dipenuhi dengan kasus korupsi secara terus-menerus. Dan transparan merupakan keterbukaan kita terhadap umum. Dengan keterbukaan, kita bisa melihat perspektif-perspektif dari orang lain yang kemudian ditampung dan dijadikan bahan pertimbangan.
Begitulah beberapa cara agar kita bisa terbangkitkan jiwa nasionalismenya. Ayo, tumbuhkan jiwa mudamu sebagai pemuda Indonesia yang nasionalis dan bergariskan Pancasila.